Pengaturan Pabrik Pembuatan Kue Kering untuk Produsen
Sebelum mendirikan pabrik pembuatan kue kering, pendatang baru di industri ini atau produsen yang ingin memperluas produksi sebaiknya terlebih dahulu menentukan hal-hal berikut:
- Jenis kue apa yang akan Anda produksi? (Kue mentega, kue cokelat chip, kue sandwich, dll.)
- Di mana target pasar Anda?
- Berapakah kapasitas produksi harian yang Anda rencanakan?

Berbagai jenis kue kering membutuhkan metode pembentukan yang berbeda. Misalnya, pemotong kawat cocok untuk kue kering lembut, pencetak putar untuk kue kering shortbread, dan pencetak untuk kue kering mewah. Struktur produk yang tidak jelas akan menyebabkan peningkatan biaya untuk penyesuaian peralatan di kemudian hari.
II. Perencanaan Kapasitas Produksi dan Struktur Lini Produksi
Perencanaan kapasitas produksi yang wajar adalah inti dari keberhasilan pendirian pabrik pembuatan kue kering.
- Kisaran kapasitas produksi industri umum:
- 200–300 kg/jam (lini industri tingkat pemula)
- 500–1000 kg/jam (skala menengah)
- Di atas 1200 kg/jam (produksi kontinu skala besar)

Proses produksi kue standar biasanya meliputi:
- Pengukuran dan pencampuran bahan baku
- Pengangkutan adonan
- Sistem pembentukan cookie
- Memanggang di dalam oven terowongan
- Pendinginan dan pengangkutan
- Pengemasan otomatis
Desain produksi berkelanjutan mengurangi intervensi manual dan meningkatkan stabilitas.
III. Pemilihan Peralatan Pemrosesan Cookie Utama
Selama fase pemilihan peralatan, sistem inti berikut harus dipertimbangkan:
- Sistem Pencampuran: Memastikan konsistensi adonan yang seragam dan mencegah pemisahan minyak dan air.
- Peralatan Pembentukan: Pilih mesin cetak putar atau pemotong kawat berdasarkan jenis produk.
- Oven Terowongan: Kontrol suhu tersegmentasi, pengaturan suhu yang presisi, dan sirkulasi udara panas yang seragam. Stabilitas pemanggangan secara langsung memengaruhi warna dan tekstur produk.
- Sistem Pendinginan dan Pengemasan: Durasi pendinginan yang wajar mencegah penyerapan kembali kelembapan dan meningkatkan efisiensi pengemasan.
IV. Tata Letak Pabrik dan Desain Alur Kerja
Dalam sebuah pabrik pembuatan kue kering, tata letak bengkel menentukan efisiensi operasional jangka panjang.
Rekomendasi:
- Area terpisah untuk bahan baku dan produk jadi.
- Aliran material satu arah.
- Sediakan ruang untuk perawatan peralatan.
- Pertimbangkan antarmuka ekspansi di masa mendatang.
Tata letak yang tepat dapat mengurangi risiko kontaminasi silang dan meningkatkan kelancaran produksi kue.
V. Otomatisasi dan Pengendalian Biaya
Bagi produsen kue kering modern, tingkat otomatisasi pada peralatan mereka secara langsung memengaruhi margin keuntungan.
Keunggulan otomatisasi tingkat tinggi:
- * Sistem pengeluaran bahan baku otomatis mengurangi kesalahan
- * Kontrol PLC meningkatkan stabilitas
- Optimalisasi energi mengurangi biaya jangka panjang.
Dari perspektif operasional jangka panjang, lini produksi kue yang sangat otomatis menawarkan pengembalian investasi yang lebih besar.
Setelah peralatan pembuatan kue kering terpasang, kita juga perlu melakukan hal-hal berikut: penyesuaian produksi percobaan, optimasi kurva pemanggangan, pelatihan personel, dan penetapan prosedur operasi standar. Fase uji coba yang terlaksana dengan baik memastikan lini produksi cepat mencapai kondisi stabil.
E-mail:
lisa@gelgoog.com
Telepon:
0086-155-1557-1373




Bahasa

